![]() | |||
| kampoeng awi |
Dengan ucapan Bissmillahirohmannirohim ,Penulis Memulai Posting Disini.Beginilah Pemula, gak tau dan gak bisa apa-apa,Cuman mau coba-coba memberikan isi hati tentang apa yang ada di sekitar penulis.
Penulis yakin suatu saat nanti apa yang diangkat penulis akan ada gunanya bagi pembaca.
Dalam kehidupan masyarakat pedesaan di Indonesia, bambu/awi memegang peranan sangat penting. Bahan bambu/awi dikenal oleh masyarakat memiliki sifat-sifat yang baik untuk dimanfaatkan, antara lain batangnya kuat, ulet, lurus, rata, keras, mudah dibelah, mudah dibentuk dan mudah dikerjakan serta ringan sehingga mudah diangkut.
Selain itu bambu/awi juga relatif murah dibandingkan dengan bahan bangunan lain karena banyak ditemukan di sekitar pemukiman pedesaan. Bambu/awi menjadi tanaman serbaguna bagi masyarakat pedesaan.
Bambu/awi dalam bentuk bulat dipakai untuk berbagai macam konstruksi seperti rumah, gudang, jembatan, tangga, pipa saluran air, tempat air, serta alat-alat rumah tangga. Dalam bentuk belahan dapat dibuat bilik, dinding atau lantai, reng, pagar, kerajinan dan sebagainya.
Beberapa jenis bambu/awi akhir-akhir ini mulai banyak digunakan sebagai bahan penghara industri supit, alat ibadah, serta barang kerajinan, peralatan dapur, topi, tas, kap lampu, alat musik, tirai dan lain-lain.,
Banyak terdapat jenis bambu/awi yang diperkirakan tumbuh di Indonesia, tetapi tidak semuanya merupakan tanaman asli Indonesia. Tanaman bambu/awi Indonesia ditemukan di dataran rendah sampai pegunungan .
Pada umumnya ditemukan ditempat-tempat terbuka dan daerahnya bebas dari genangan air. Tanaman bambu/awi hidup merumpun, kadang-kadang hapir sebagian gunung ditumbuhi Bambu/awi tapi terkadang bambu/awi ditemui berbaris membentuk suatu garis pembatas dari suatu wilayah desa yang identik dengan batas desa di Jawa.
Penduduk desa sering menanam bambu/awi disekitar rumahnya untuk berbagai keperluan. Bermacam-macam jenis bambu /awi bercampur ditanam di pekarangan rumah. Pada umumnya yang sering digunakan oleh masyarakat di Indonesia adalah bambu tali, bambu petung, bambu andong dan bambu hitam.
Seperti halnya tebu, bambu/awi mempunyai ruas dan buku. Pada setiap ruas tumbuh cabang-cabang yang berukuran jauh lebih kecil dibandingkan dengan buluhnya sendiri. Pada ruas-ruas ini pula tumbuh akar-akar sehingga pada bambu/awi dimungkinkan untuk memperbanyak tanaman dari potongan-potongan setiap ruasnya, disamping tunas-tunas rimpangnya.
Dalam penggunaannya di masyarakat, bahan bambu/awi kadang-kadang menemui beberapa keterbatasan. Sebagai bahan bangunan, faktor yang sangat mempengaruhi bahan bambu/awi adalah sifat fisik bambu/awi yang membuatnya sukar dikerjakan secara mekanis, variasi dimensi dan ketidakseragaman panjang ruasnya serta ketidakawetan bahan bambu/awi tersebut menjadikan bambu tidak dipilih sebagai bahan komponen rumah.Sering ditemui barang-barang yang berasal dari bambu yang dikuliti khususnya dalam keadaan basah mudah diserang oleh jamur biru dan bulukan sedangkanbambu/awi bulat utuh dalam keadaan kering dapat diserang oleh serangga bubuk kering dan rayap kayu kering. Adapun macam dan ragamnya berbeda-beda.
*Bambu/Awi hideung atau awi wulung atau bambu hitam.
* Bambu/awi ater
* Bambu/awi tali
*Bambu/awi gombong
*Bambu/awi bitung
*Bambu/awi tamiang
Bambu bisa dibuat beraneka ragam dari rumah sampai isinya .Dari bambu inilah orang desa menyandarkan hidupnya untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
sebagai mata pencaharian,bambu atau awi diolah sedemikian rupa sehingga menjadi olahan yang indah di lihat.


buat teman -teman yang baca , maaf yah cuman gini adanya
BalasHapustapi bagus
BalasHapus